ONE OF MEN INSPIRED…

Sekian lama saya tidak memposting tulisan baru.. malam ini saya ingin menulis.. Beberapa waktu lalu saya menjadi maniak kepada cerita petualangan Agustinus Wibowo yang pernah dibuat di ompas travel.

Mulanya saya isengdengan keyword cerita jalan-jalan ala backpacker,samapai akhirnya saya nyasar di situs agustinuswibowo.wordpress.com. Bagi penikmat buku travel,mungkin tidak asing dengan nama Agustinus Wibowo. Gus Weng sapaan akrabnya, Pria asal Lumajang ini telah membuat saya kagum. Seorang photografer hebat,penulis handal,dan petualang sejati.Dari sekian banyak blog-blog traveler lainnya,saya berani ajukan suara blognya Mas Agus (agustinuswibowo.wordpress.com ) adalah is the best. (IMHO).

gus Weng telah menerbitkan 3 buku tentang petualangan di negeri-negeri asing. Seperti Selimut Debu, Garis batas ,dan Titik Nol.. Jujur saja saya saya tidak memeiliki semua buku itu.Selama ini saya hanyan tau dari iternet, dari blognya pribadi beliau atau kompas.com.

Gambar

Agustinus Wibowo ,pria asal lumajang,Jawa Timur. Kuliah di ITS dan kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Of beijing,China. Mulanya kutu buku yang menjadi maniak travel sebagai backpacker setelah berkenalan backpacker cewek asal jepang,yang berani menjelajahi asia Tenggara,walaupaun tidak bia bahasa apapun,termasuk bahasa Inggris. Juga sempat kapokikut wisata menggunakan jasa tour.  pada tahun 2001 dia memulai perjalanan ke Mongolia<kemudian tahun 2005 setelah lulus kuliah ia melanjutkan perjalanan melintasi Tibet<Gurun pasir India,Pegunungan Pakista Utara.mengunjungi negara-negara bekas jajahan Uni Soviet yang berakhir -stan,saperti Tajikistan ,Turmekemistan,Uzbekistan,dll.. Yang menjadi cikal bakal  ketiga bukunya.

Saya sungguh takjub dengan keteguhan dan kegigihannya. Disaat para traveler/backpacker lainnya menghindari jalur-jalur berbahaya dan asing,tetapi dia sebaliknya. Berani menjelajahinegeri-negeri asing bahan baru kali ini terdengar sebagian kita.. Afganistan,negeri yang penuh konflik berkepanjangan,gurun pasir India,hidup nomaden dengan suku minoritas India. Jangan bayangkan anda akan menemukan hal-halmenarik tentang pariwisata. Perjalanannya sungguh mengispirasi. Bagaimana ketebahannya saat sakit dan tidak mengenakkan baginya. Kisah kameranya hilang dicopet,sampai nyaris mendapatkan pelecehan seksual,ttg melawan sakit typus saat di India, dan tentang pengalaman persaan tersinggung saat peralatan makannya yang harus dibunag setiap kali selesai makan di Afganistan,karena dia bukan muslim. Gus Weng hanya bijak menyikapinya. “Kita harus berusaha melebur dengan budaya setempat dan memandang dengan cara pandang mereka, karena kita di negeri orang..” Sungguh bijak.Gambar         

Gambar

garis Batas yang telah memisahkan dua negara yng sebenarnya masih satu rumpun tetapi di bawaj kekuasaan Uni Soviet harus tunduk. Dimana bahasa dan bahasa lokal pun dibungkam. Teringat masa-masa di negeri sendiri saat orde baru.

Gambar

Tulisannya mengali indah,kata-kata mengalun inda dalam tulisan di blognya. saya tidak tahu apakah tetap sama saat di buku.Mempunyai makna yang sangat dalam. Tulisannya mampu menghanyutkan emosi kita,membuat ikut tercebur dalam perjalanannya. Agustinus Wibowo adalah musafir,pengembara sejati di zaman modern ini. Berbekal tas punggung telah berani menjelajahi sebagina dunia,hidup dengan penu pengalaman. mencari keeksotisan sutu tempat.. (B-2K)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s